Meski Diguyur Hujan, Ribuan Jamaah Tetap Khusyuk Shalat Id di Tanah Datar

— Paragraf 1 —
Tanahdatar SuhaNews. Ribuan jamaah dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, memadati Lapangan Cindua Mato Batusangkar, untuk melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Meski diguyur hujan, pelaksanaan ibadah tetap berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.
— Paragraf 2 —
Shalat Idulfitri dimulai pukul 07.45 WIB dan dipimpin oleh Imam H. Dodi Hendra. Sementara khutbah Idulfitri disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama Tanah Datar H. Amril.
— Paragraf 3 —
Turut hadir dalam pelaksanaan shalat tersebut Wakil Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Afriansyah Noor , Anggota DPRD Provinsi Sumbar Zuldafri Darma, Bupati Tanah Datar Eka Putra SE.MM, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, serta unsur Forkopimda lainnya.
— Paragraf 4 —
Dalam khutbahnya, khatib mengajak seluruh jamaah untuk menjadi pribadi yang muttaqin setelah menjalani ibadah Ramadan. Ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan, tetapi momentum untuk kembali kepada kesucian, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan selalu istiqoma.
— Paragraf 5 —
“Idulfitri mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih lembut, tenang, dan penuh kasih sayang terhadap sesama,” ujarnya sedih.
— Paragraf 6 —
Bupati Tanah Datar Eka Putra SE.MM dalam sambutannya menyampaikan dikarenakan adanya perbedaan penetapan jatuhnya 1 Syawal, dimana pemerintah menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026 sementara Ormas Islam Muhammadyah menetapkan pada hari Jum’at 20 Maret 2026.
— Paragraf 7 —
Terkait dengan ini Bupati Eka Putra mengimbau kepada segenap masyarakat Tanah Datar untuk saling menghargai tanpa harus mempermasalahkan terjadinya perbedaan ini.
— Paragraf 8 —
“Walaupun ada perbedaan, namun pemerintah daerah tetap memfasilitasi keduanya. Untuk itu kepada seluruh masyarakat Tanah Datar mari kita saling menghargai dan jadikan perbedaan ini untuk mempererat Ukhuwah Islamyiah diantara kita,” sampai Bupati
— Paragraf 9 —
Dia menambahkan, rangkaian kegiatan yang telah dilakukan umat Islam sejak 1 Ramadhan hingga bulan Syawal merupakan perjalanan spiritual yang tidak akan didapatkan pada bulan-bulan lainnya. Untuk itu pada momentum hari raya Idul Fitri ini Dia mengajak kepada seluruh umat IsIam untuk membersihkan hati dengan meningkatkan hubungan silaturahmi dengan sesama dan menghilangkan rasa benci dalam diri.
— Paragraf 10 —
“Ketika bulan Syawal datang mari kita bersihkan hati, hilangkan rasa benci dan mari kita jalin silaturahmi. Semoga dengan kita menjaga hablumminallah dan hablumminannas, kita akan mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat,” katanya.
— Paragraf 11 —
Pada kesempatan itu Bupati Eka Putra juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para perantau yang sampai di kampung halaman untuk merayakan hari raya Idul Fitri bersama sanak keluarganya masing-masing.
— Paragraf 12 —
“Selamat datang di kampung halaman, bertemu sanak saudara dan famili dalam merayakan lebaran Idul Fitri, mari rayakan kemenangan ini dengan penuh kesederhanaan,” ujarnya.
— Paragraf 13 —
Diakhir sambutannya, Bupati Eka Putra atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat kabupaten Tanah Datar.
— Paragraf 14 —
“Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT menerima ibadah yang telah kita lakukan, dan mengampuni segala dosa dan kesalahan kita semua,” pungkasnya. jamaah jamaah jamaah
— Paragraf 15 —
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD kabupaten Tanah Datar Anton Yondra. “Walaupun pada hari raya Idul Fitri kali ini terjadi perbedaan namun ini tidak perlu diperdebatkan, yang terpenting semua kita merayakannya, dan jangan sampai ada masyarakat kita yang tidak bisa merayakannya,” kata Anton. jamaah jamaah jamaah jamaah
— Paragraf 16 —
Dia juga berharap momentum perayaan hari raya Idul Fitri ini mampu meningkatkan kebersamaan dan kekompakan seluruh masyarakat terutama pasca bencana yang melanda sehingga proses pemulihan bisa lebih cepat dilakukan.
— Paragraf 17 —
Sebelumnya, Ketua PHBI Tanah Datar yang diwakili Kakan Kemenag Tanah Datar H. Amril dalam laporannya menyampaikan bahwa pada pelaksanaan shalat hari raya Idul Fitri pada hari Jumat 21 Maret 2026 yang berlaku sebagai Khatib adalah Kepala Kemenag Tanah Datar Amril dan Imam adalah Ustadz Dodi Hendra. Heri
— Paragraf 18 —
Berita Terkait :



