slot depo 10k slot depo 10k

inergyc.ppns.ac.id

inergyc.ppns.ac.id

inergyc.ppns.ac.id

inergyc.ppns.ac.id

inergyc.ppns.ac.id

inergyc.ppns.ac.id

inergyc.ppns.ac.id

repository.upnjatim.ac.id

repository.upnjatim.ac.id

repository.upnjatim.ac.id

repository.upnjatim.ac.id

repository.upnjatim.ac.id

repository.upnjatim.ac.id

Metode slot online terarah dengan performa lebih optimal

Trik slot online terukur agar strategi lebih baik

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus olympus reward kingdom yang menarik

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus golden legacy yang penuh pesona

Slot online dengan fitur turnamen yang membuat kompetisi semakin menarik

Strategi slot online modern yang sering dicari pemain untuk memahami fitur permainan

Slot online dengan grafik 3d modern yang memberikan pengalaman visual baru

Slot online dengan grafik 3d premium yang memberikan pengalaman visual baru

Habanero sajikan bagi-bagi bonus mystic ruby storm dengan keuntungan eksklusif

PGSoft sajikan bagi-bagi bonus olympus crown reward dengan sensasi baru

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus starfall fortune garden yang menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus treasure frontier celebration yang berlimpah

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus dragon ruby legacy dengan sensasi premium

Pragmatic Play sajikan bagi-bagi bonus fortune crown prosperity dengan peluang menarik

Starlight Princess berikan bagi-bagi bonus golden jewel parade dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus scatter legacy celebration dengan hadiah istimewa

Mahjong Ways berikan bagi-bagi bonus panda orbit dengan pola modern

PGSoft sajikan bagi-bagi bonus phoenix glow dengan nuansa futuristik

Starlight Princess berikan bagi-bagi bonus star queen dengan sensasi mewah

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel ultimate dengan efek premium

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus dragon cosmos dengan putaran modern

Mahjong Ways berikan bagi-bagi bonus panda golden dengan hadiah eksklusif

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus olympus glory dengan hadiah luar biasa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran super dengan nilai tertinggi

Super scatter sajikan bonus aura system dengan kombinasi unik

Wild Bounty hadirkan bonus nova flow dengan mekanisme baru

5 cara turun kan wild mahjong ways banjir runtuhan tanpa putus menurut pedemo mbg pola gacor

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online pola gacor

Strategi retensi komunitas aktif melalui pendekatan geospatial

Transformasi pola pikir digital lewat mekanisme interaktif

Pran data modern yang menunjukkan pergerakan permainan bonanza gold dan lebih fokus

Pran data modern yang menunjukkan pergerakan permainan bonanza gold dan lebih optimal

Penggunaan variasi slot online terbaik untuk pengalaman bermain lebih seru

Skema slot online paling populer dengan kestabilan server sangat terjaga

Pragmatic Play berikan bagi-bagi bonus dragon crown fortune dengan peluang menarik

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus dragon jewel storm dengan hadiah melimpah

Pragmatic Play berikan bagi-bagi bonus golden empire paradise dengan hadiah menarik

Pragmatic Play sajikan bagi-bagi bonus golden prosper kingdom dengan hadiah berlapis

PGSoft tawarkan bagi-bagi bonus dragon wealth parade dengan hadiah spesial

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus olympus harvest adventure dengan hadiah melimpah

2 JutaDua Nama Belum Ditetapkan TersangkaHUKUM & KRIMINALMedan

Dugaan Aliran Dana Rp11,2 Juta, Kuasa Hukum Soroti Dua Nama Belum Jadi Tersangka

Kasus dugaan pencurian uang sebesar Rp11,2 juta yang melibatkan terdakwa narkotika bernama Rahmadi kembali menjadi sorotan publik. Munculnya informasi mengenai aliran dana ini menambah kompleksitas hukum yang dihadapi oleh Rahmadi. Meskipun dua pihak yang diduga terlibat sudah teridentifikasi oleh penyidik, hingga saat ini mereka belum resmi ditetapkan sebagai tersangka, menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat.

Identitas Pihak Terkait dan Status Hukum

Menurut keterangan kuasa hukum Rahmadi, Ronald, salah satu individu yang terlibat dalam kasus ini adalah Boru Purba. Ia diidentifikasi sebagai penerima aliran dana yang berasal dari akun M-Banking Rahmadi. Meskipun identitasnya telah diketahui oleh penyidik, Boru Purba masih berstatus sebagai saksi kunci dan belum diambil tindakan lebih lanjut.

Ronald menjelaskan bahwa berdasarkan bukti rekening koran, Boru Purba tercatat sebagai pemilik rekening BCA yang menerima transfer sebesar Rp11,2 juta dari Rahmadi. Bukti ini menunjukkan adanya potensi keterlibatan Boru Purba dalam kasus ini, yang semakin menambah kecurigaan kuasa hukum terhadap keterkaitan oknum aparat kepolisian.

Hubungan Antara Boru Purba dan Oknum Polisi

Pihak kuasa hukum menduga bahwa hubungan antara Boru Purba dan oknum polisi Ditresnarkoba Polda Sumut yang dikenal dengan inisial IVTG patut dicurigai. IVTG sebelumnya disebut meminta akses M-Banking Rahmadi, yang menimbulkan dugaan adanya permufakatan jahat untuk menguasai harta milik klien mereka.

  • Identitas dua pihak terkait sudah diketahui.
  • Hanya Boru Purba yang masih berstatus saksi kunci.
  • IVTG merupakan oknum polisi yang terlibat.
  • Akses M-Banking Rahmadi diminta oleh IVTG.
  • Pihak kuasa hukum mendesak penyidik untuk bertindak.

Desakan Terhadap Penyidik

Kuasa hukum Rahmadi mendesak agar penyidik segera melakukan pemeriksaan dan menetapkan Boru Purba serta IVTG sebagai tersangka. Tindakan ini dianggap penting untuk membawa kejelasan dalam kasus yang semakin rumit ini. Ronald juga mengungkapkan bahwa mereka sedang menelusuri kemungkinan adanya instruksi dari atasan IVTG, yaitu Kompol DK, terkait penggunaan rekening pihak ketiga untuk menyamarkan jejak transaksi.

Perhatian Publik Terhadap Kasus Narkotika

Kasus ini menarik perhatian publik, terutama terkait dengan perkara narkotika yang menjerat Rahmadi, seorang warga Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Rahmadi dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun karena dituduh memiliki 10 gram sabu-sabu. Namun, tim kuasa hukumnya mengklaim adanya rekayasa barang bukti, pelanggaran prosedur penangkapan, serta dugaan pencurian uang oleh oknum aparat.

Proses Penangkapan dan Penggeledahan

Rahmadi ditangkap pada Senin malam, 3 Maret 2025, di sebuah toko pakaian di Kelurahan Beting Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, oleh tim Ditresnarkoba Polda Sumut yang dipimpin oleh Kompol DK. Dalam proses persidangan, rekaman CCTV ditampilkan, menunjukkan dugaan kekerasan yang terjadi saat penangkapan berlangsung.

Menariknya, kuasa hukum Rahmadi mengungkapkan bahwa penggeledahan awal yang dilakukan tidak menemukan narkotika. Namun, barang bukti sabu seberat 10 gram kemudian tiba-tiba muncul di dalam mobil, yang diduga merupakan rekayasa untuk menjerat kliennya. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam penanganan kasus.

Dugaan Pengalihan Barang Bukti

Selain itu, tim kuasa hukum juga menyoroti kemungkinan adanya pengalihan barang bukti dari perkara terdakwa lain, yaitu Andre Yusnijar dan Ardiansyah Saragih alias Lombek. Dugaan ini menambah kejanggalan dalam proses hukum yang dihadapi Rahmadi. Dengan berbagai kejanggalan yang terjadi, tim kuasa hukum Rahmadi telah melaporkan kasus ini kepada Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA), dengan alasan bahwa majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungbalai dinilai mengabaikan fakta-fakta yang muncul dalam persidangan.

Hubungan Antara Kejanggalan dan Aliran Dana

Rangkaian peristiwa yang terjadi, mulai dari penangkapan yang diduga tidak prosedural hingga munculnya barang bukti yang asal-usulnya meragukan serta hilangnya Rp11,2 juta, saling terkait satu sama lain. Ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas proses hukum yang sedang berlangsung dan mengapa pihak-pihak yang diduga terlibat belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

Dengan situasi yang semakin memanas ini, banyak pihak berharap agar penegakan hukum dapat dilakukan secara transparan dan adil, tanpa adanya intervensi yang merugikan pihak yang tidak bersalah. Publik menunggu tindakan tegas dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan dalam kasus ini.

Related Articles

Back to top button