slot depo 10k slot depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

Anggota DPRD Kota MedanFraksi PKSH Kasman Bin Marasakti LubisMEDAN KITAmedia terpercayaPosmetro Medan

Kasman Dorong Masyarakat Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila dan Perkuat Wasbang

Di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman yang kian pesat, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi sangat krusial. H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, menyerukan kepada masyarakat untuk menghayati dan menerapkan nilai-nilai Pancasila serta wawasan kebangsaan (Wasbang) dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan zaman modern sering kali menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk mengembalikan fokus pada nilai-nilai yang telah menjadi landasan negara ini.

Pentingnya Memahami Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam sebuah kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan yang berlangsung di Jalan Kenanga Raya, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, pada Sabtu (26/9/2026), Kasman menggarisbawahi perlunya pemahaman yang mendalam tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Pilar-pilar tersebut terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kasman menekankan bahwa keempat pilar ini tidak sekadar menjadi teori yang harus dipelajari, melainkan harus diinternalisasi dan diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang nilai-nilai Pancasila akan menjadi fondasi yang kokoh bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam paparannya, Kasman menyatakan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila bisa dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan masyarakat. Sikap saling menghormati, gotong royong, menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi merupakan bagian dari penerapan nilai-nilai kebangsaan yang harus dijadikan sebagai kebiasaan sehari-hari.

  • Saling menghormati antar sesama
  • Praktik gotong royong dalam komunitas
  • Menjaga persatuan di tengah perbedaan
  • Menolak provokasi yang dapat memecah belah
  • Memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas

Kasman juga mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, ras, maupun latar belakang seharusnya tidak menjadi alasan untuk terpecah belah. Sebaliknya, keberagaman yang ada di Indonesia harus dijadikan sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa

Menurut Kasman, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus dijadikan pedoman dalam berinteraksi dengan sesama. Ia berpesan agar masyarakat tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang, melainkan sebagai jembatan untuk saling menghormati dan hidup berdampingan.

“Jangan sampai perbedaan membuat kita saling menjauh. Justru dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita harus mampu hidup berdampingan, saling menghormati, dan menjaga persatuan,” tegasnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Menghadapi Perkembangan Zaman dengan Nilai-Nilai Pancasila

Dalam era informasi yang serba cepat ini, Kasman menekankan betapa pentingnya pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Generasi muda, sebagai penerus bangsa, perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau paham yang dapat merusak persatuan.

“Masyarakat, terutama generasi muda, perlu menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam diri mereka. Hal ini sangat penting agar mereka dapat bertindak bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat,” ungkapnya.

Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pancasila

Kasman berharap kegiatan pembinaan yang dilakukan akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia percaya bahwa dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, masyarakat akan lebih mampu menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita jaga dan amalkan. Dengan begitu, persatuan dan keutuhan bangsa dapat tetap terpelihara,” pungkasnya. Pendekatan ini diharapkan akan berdampak positif bagi masyarakat, sehingga mereka dapat hidup harmonis dalam keragaman yang ada.

Dengan meneguhkan nilai-nilai Pancasila, diharapkan masyarakat dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Adalah tanggung jawab setiap individu untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan bersatu.

Related Articles

Back to top button