
Kejaksaan Negeri Pamekasan baru-baru ini mengadakan acara coffee morning yang melibatkan sejumlah organisasi wartawan. Acara ini berlangsung di halaman Kantor Kejari Pamekasan, yang terletak di Jl. Raya Panglegur Tlanakan, pada hari Jum’at, 18 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga penegak hukum dan media, yang dianggap vital dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pentingnya Peran Media dalam Penegakan Hukum
Dalam forum tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Anton Arifullah, yang baru menjabat selama sepuluh bulan, menekankan betapa krusialnya posisi media sebagai penghubung informasi antara institusi hukum dan publik. Ia percaya bahwa keterbukaan informasi serta komunikasi mengenai kegiatan hukum tidak dapat terlepas dari dukungan yang diberikan oleh para jurnalis.
“Tanpa kontribusi dari wartawan, pencapaian dan proses penegakan hukum yang kami lakukan tidak akan sampai dengan maksimal kepada masyarakat,” ungkap Anton. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan media.
Komitmen Terhadap Keterbukaan Informasi
Kejaksaan Negeri Pamekasan juga menegaskan komitmennya untuk menerima masukan dan kritik yang membangun dari pihak media. Mereka berupaya untuk memberikan akses informasi yang transparan sebagai wujud keterbukaan pelayanan publik sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dalam suasana yang akrab ini, Anton memperkenalkan jajaran struktural di lingkungan Kejari Pamekasan. Ia menjelaskan bahwa Seksi Intelijen berperan penting sebagai saluran komunikasi antara publik dan kehumasan. Selama ini, wartawan lebih mengenal Kepala Seksi Intelijen dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, yang sering terlibat dalam kasus-kasus yang banyak mendapat perhatian publik.
Peran Sisi Lain di Kejaksaan
Namun, Anton menambahkan bahwa terdapat seksi-seksi lain yang juga memiliki kontribusi signifikan, seperti Kepala Seksi Tindak Pidana Umum dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara. Kedua seksi ini terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk pemulihan aset negara dan gugatan terhadap pemerintah daerah.
- Pemulihan keuangan negara
- Gugatan pemerintah daerah
- Transparansi dalam penegakan hukum
- Koordinasi dengan berbagai pihak
- Penyampaian informasi yang akurat
“Seringkali, keberhasilan dalam pemulihan keuangan BUMN atau gugatan dari pemerintah daerah tidak terpublikasikan. Dengan adanya kerjasama yang baik dengan media, kami berharap pencapaian dalam penegakan hukum di Pamekasan dapat lebih dikenal,” tuturnya optimis.
Mekanisme Penyampaian Informasi
Mengenai mekanisme penyampaian informasi, Anton menjelaskan bahwa jaksa yang menangani suatu perkara diperbolehkan untuk memberikan keterangan, terutama dalam konteks persidangan. Ia juga meminta wartawan untuk memahami situasi ketika jaksa tidak bisa segera merespons, karena mereka mungkin sedang menjalankan agenda persidangan yang padat.
Di akhir sambutannya, Anton menekankan komitmennya dalam penanganan perkara di Kejari Pamekasan. Ia mengungkapkan bahwa setiap penanganan perkara, baik itu yang berkaitan dengan tindak pidana umum, khusus, maupun intelijen, akan melalui proses pemaparan yang berjenjang hingga Kejaksaan Tinggi.
“Kami menegaskan bahwa semua penanganan perkara harus melalui proses pemaparan. Setiap langkah akan dilaporkan hingga ke Kejaksaan Tinggi. Kami berkomitmen untuk tidak bermain-main dalam penanganan ini. InsyaAllah, kami akan tetap transparan dan tidak menyembunyikan informasi apapun,” pungkasnya dengan tegas.
Respon Positif dari Wartawan
Ketua Forum Wartawan Pamekasan, melalui anggotanya, Semrifin, menyambut baik inisiatif coffee morning ini. Ia berharap bahwa ke depan, pihak Kejari tidak akan lagi sulit dihubungi oleh jurnalis, terutama untuk sekadar mengklarifikasi informasi yang beredar.
“Selama ini, ketika kami menghubungi narasumber di Kejari, baik melalui telepon atau WhatsApp, sering kali sulit mendapatkan respons. Kami kadang hanya membutuhkan jawaban singkat untuk klarifikasi, namun hanya mendapatkan jawaban yang minim,” keluhnya.
Partisipasi Berbagai Organisasi Wartawan
Acara tersebut dihadiri oleh sembilan organisasi wartawan yang terdaftar di Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Beberapa di antaranya adalah Persatuan Wartawan Indonesia, Aliansi Jurnalis Pamekasan, Forum Wartawan Pamekasan, dan Ikatan Wartawan Online.
Partisipasi dari berbagai organisasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan sinergi antara media dan lembaga penegak hukum demi tercapainya informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Apresiasi dari Jurnalis Center Pamekasan
Sementara itu, Ketua Jurnalis Center Pamekasan, Jadid, juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas undangan yang disampaikan oleh Kejari Pamekasan melalui acara coffee morning ini. Ia menegaskan kesiapan mereka untuk bersinergi dalam mendukung program-program Kejaksaan, terutama dalam hal transparansi informasi dan edukasi hukum bagi masyarakat.
“Kami siap untuk bekerja sama dan mendukung setiap langkah Kejaksaan, khususnya dalam memberikan informasi yang jelas dan edukasi hukum kepada publik,” tutupnya.



