slot depo 10k slot depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

AdvetorialAndraSonibantenCekKesehatanGratisCKGKesehatanBantenKoperasiMerahPutihPemprovBantenPendidikanBantenSekolahGratis

6,6 Juta Warga dan 801 Sekolah: Upaya Pemprov Banten Tingkatkan Koperasi dan Pendidikan

Dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Provinsi Banten aktif meluncurkan berbagai program yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi keluarga. Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau lebih dari 6,6 juta warga. Di bidang pendidikan, ada Program Sekolah Gratis yang mencakup 801 sekolah swasta, sementara 1.551 Koperasi Merah Putih telah didirikan untuk mendukung perekonomian lokal.

Memperkuat Koperasi dan Pendidikan di Banten

Gubernur Andra menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Ke-54 PKK di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Rabu (16/9/2026). Menurutnya, program-program ini merupakan bagian dari upaya Pemprov untuk memperkuat implementasi 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Tanggung jawab pemerintah adalah memastikan bahwa harapan dari 10 Program Pokok PKK dapat terpenuhi,” ungkapnya. Ini menunjukkan komitmen Pemprov Banten dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui pendidikan dan pengembangan koperasi.

Pendidikan yang Terjangkau untuk Semua

Pemprov Banten telah meluncurkan Program Sekolah Gratis, yang mencakup 801 sekolah swasta setingkat SMA, SMK, dan Sekolah Kebutuhan Khusus (SKh/SKK). Program ini memberikan akses pendidikan kepada lebih dari 120.000 siswa. Dengan demikian, inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya pendidikan bagi keluarga di Banten.

Selain itu, terdapat Program Sarjana Penggerak Desa (SPD) yang menyediakan bantuan pendidikan dan dukungan hidup, menjangkau 1.238 desa melalui skema Bantuan Keuangan Desa. Hal ini menunjukkan bahwa Pemprov Banten tidak hanya berkonsentrasi pada pendidikan formal, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan non-formal.

Kesehatan Masyarakat yang Lebih Baik

Di sisi kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah berhasil menjangkau lebih dari 6,6 juta warga Banten. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mencegah stunting di kalangan anak-anak. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemprov untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

Perekonomian dan Ketahanan Pangan Keluarga

Untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan keluarga, Pemprov Banten telah membangun 81 kilometer saluran irigasi dan mendirikan 1.551 Koperasi Merah Putih. Koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

Gubernur Andra juga melaporkan perkembangan ekonomi Banten yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada tahun 2025, ekonomi Banten tumbuh sebesar 5,37 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 4,79 persen. Memasuki triwulan II tahun 2026, pertumbuhan ekonomi kembali meningkat menjadi 5,49 persen. Ini menjadi modal optimisme untuk terus membangun kesejahteraan keluarga di daerah ini.

Sinergi dan Kolaborasi untuk Kesejahteraan

“Capaian pembangunan yang telah diraih adalah langkah awal dari sinergi dan kolaborasi yang semakin erat antara Tim Penggerak PKK dan Perangkat Daerah Pemprov Banten. Tujuannya untuk menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya sebagai fondasi pembangunan daerah,” tambah Gubernur Andra. Ia berharap semua kader PKK Banten dapat terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan daerah. “Selamat Hari Kesatuan Gerak Ke-54 PKK. Sesuai fungsinya, PKK merupakan benteng dalam mendidik keluarga, yang merupakan unit terkecil dalam negara dan memiliki peranan yang sangat penting,” ujarnya.

Peran PKK dalam Membangun Keluarga

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan sambutan dari Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Ia menekankan bahwa gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan masyarakat.

  • Keluarga sebagai pilar utama dalam pendidikan dan karakter bangsa.
  • Keberadaan 91.600 kelembagaan TP PKK di seluruh Indonesia.
  • Dukungan dari 2.079.639 kelompok PKK.
  • Partisipasi 6.364.671 kader relawan yang bekerja sukarela.
  • Pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader PKK.

Kekuatan jaringan yang luas ini perlu diiringi dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan kader agar mereka dapat menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa program-program yang ada dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif.

Penghargaan untuk Kader PKK

Pada acara tersebut, juga dilakukan penyerahan penghargaan Adhi Bhakti dari TP PKK Pusat Tahun 2026 kepada para kader yang telah mengabdi. Penghargaan Adhi Bhakti Utama untuk pengabdian 25 tahun diberikan kepada empat kader, Adhi Bhakti Madya untuk pengabdian 15 tahun kepada sembilan kader, dan Adhi Bhakti Pratama untuk pengabdian 10 tahun kepada tiga kader. Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian mereka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Andra juga memberikan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka HKG Ke-54 PKK. Dalam kategori kabupaten, PKK Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, berhasil meraih juara pertama di lima cabang lomba, antara lain Tertib Administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital, Gelari Pelangi, Aku Hatinya PKK, dan Peduli Kesehatan Ayah, Ibu, dan Anak.

Sementara itu, untuk kategori kota, PKK Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, berhasil memenangkan tiga cabang, yaitu Lomba Tertib Administrasi, Aku Hatinya PKK, dan Peduli Kesehatan Ayah, Ibu, dan Anak. Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital dimenangkan oleh Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, sedangkan Lomba Gelari Pelangi diraih oleh Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Back to top button