Pemkot Batu Menyalurkan Bantuan Material untuk 18 Rumah yang Terdampak Bencana Angin Kencang
Terpaan bencana angin kencang yang melanda beberapa hari lalu, telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah di Kota Batu. Sebagai respons terhadap peristiwa tersebut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu langsung bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan material untuk perbaikan rumah yang rusak. Bantuan tersebut diberikan kepada 18 rumah yang berada di 16 Kelompok Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung bencana tersebut.
Bantuan Material untuk Perbaikan
Prasetyo Bagus Wicaksono, selaku Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kota Batu, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa material bangunan. Nilai bantuan yang disalurkan berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per unit rumah, dan disesuaikan dengan kebutuhan teknis perbaikan di lapangan. Material yang disiapkan telah disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditemukan pada setiap rumah.
Detail Material Bantuan
“Material yang disiapkan mencakup kebutuhan pokok konstruksi seperti semen, pasir, batu bata atau bata ringan (hebel), kayu, galvalum, dan spandek untuk perbaikan atap,” ujar Prasetyo. Meski begitu, ia menambahkan bahwa bantuan material tersebut tidak mencakup biaya tukang. Oleh sebab itu, ia berharap ada partisipasi dari masyarakat sekitar untuk membantu proses perbaikan secara gotong royong.
Solidaritas Sosial Dibutuhkan
Prasetyo menekankan peran vital solidaritas sosial dalam proses pemulihan pasca-bencana. “Kerjasama dan gotong royong dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan,” tuturnya. Sementara itu, Arief As Siddiq, Kepala Disperkim Kota Batu, berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu warga untuk kembali ke hunian yang aman dan layak.
Penyaluran Bantuan yang Tepat Sasaran
Untuk memastikan bantuan material bencana angin kencang ini tepat sasaran, proses pendataan dan penyaluran akan terus dikawal ketat. “Kami akan memastikan proses pendataan dan penyaluran bantuan berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ungkap Arief.
Bencana Angin Kencang di Kota Batu
Sebelumnya, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang telah merusak sejumlah desa dan kelurahan di Kota Batu. Bencana ini telah merusak sejumlah rumah, fasilitas umum, dan tempat-tempat usaha. Selain itu, sekitar 30 pohon juga tumbang dan sebagian diantaranya menimpa bangunan dan menutup akses jalan.