Susunan Resmi Pengurus AMSI NTB 2026–2030 Setelah Konferwil yang Diadakan

Pada tanggal 25 Juli 2026, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan Konferensi Wilayah III, yang menjadi momen penting dalam menentukan arah organisasi media di daerah ini. Dalam konferensi tersebut, kepengurusan baru AMSI NTB untuk periode 2026–2030 secara resmi ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AMSI. Proses transisi ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan profesionalisme media siber dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat NTB.

Penetapan dan Surat Keputusan

Penetapan kepengurusan baru ini dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor 30/SK-Pengurus AMSI Wilayah NTB/AMSI/IX/2026. SK tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP AMSI, Wahyu Dhyatmika, dan Bendahara Umum, Gaib Maruto Sigit, di Jakarta. Keputusan ini mencerminkan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi dan memberikan kepastian bagi seluruh anggota AMSI di NTB.

Dasar Hukum Penetapan

Pelaksanaan penetapan kepengurusan ini berlandaskan pada Anggaran Dasar AMSI, yang mengatur berbagai aspek organisasi. Beberapa pasal yang menjadi acuan antara lain:

Ketentuan-ketentuan ini sangat penting untuk menjaga integritas dan efisiensi pengelolaan organisasi.

Jajaran Pengurus Baru

Dalam hasil keputusan DPP AMSI, Sirtupillaili dari TribunLombok.com terpilih sebagai Ketua AMSI Wilayah NTB untuk periode 2026–2030. Ia akan memimpin tim dengan harapan dapat membawa perubahan yang signifikan bagi pengembangan media siber di NTB.

Posisi Strategis di Kepengurusan

Selain Ketua, posisi penting lainnya juga diisi oleh:

Keberadaan pengurus yang kompeten di setiap posisi diharapkan menjadi kekuatan bagi AMSI NTB dalam mencapai visi dan misi organisasi.

Visi dan Harapan dari Ketua Terpilih

Sirtupillaili, dalam sambutannya, mengungkapkan harapannya agar kepengurusan baru ini dapat memberikan dampak yang nyata bagi perkembangan masyarakat dan daerah NTB. Ia menekankan pentingnya kontribusi AMSI dalam menghadapi tantangan media digital yang semakin kompleks.

“Saya berharap keberadaan AMSI benar-benar bermanfaat untuk kemajuan masyarakat NTB. Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, kerja-kerja organisasi bisa berjalan dengan baik,” ungkap Sirtupillaili.

Majelis Kehormatan dan Badan Pertimbangan

Selain menetapkan jajaran pengurus, SK DPP AMSI juga mengesahkan Majelis Kehormatan AMSI Wilayah NTB. Majelis ini terdiri dari tokoh-tokoh berpengaruh yang akan memberikan nasihat dan arahan strategis, seperti:

Sementara itu, struktur Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi (BPPO) diisi oleh para ahli di bidangnya, yang terdiri dari:

Bidang Strategis dalam Kepengurusan

Untuk mendukung efektivitas kerja organisasi, AMSI NTB periode 2026–2030 juga membentuk sejumlah bidang strategis. Setiap bidang dipimpin oleh individu-individu berpengalaman yang siap menjalankan fungsi dan program organisasi dengan baik.

Bidang Organisasi dan Keanggotaan

Ketua bidang ini adalah Lalu Habib Fadli dari Klikdotcom, yang akan dibantu oleh anggota:

Bidang Advokasi dan Regulasi Media

Dipimpin oleh Satria Zulfikar Rasyid dari KoranNTB.com, bidang ini berperan penting dalam memperjuangkan kepentingan anggota AMSI.

Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan

Bidang ini dipimpin oleh Firmansyah dari Get News, yang akan fokus pada peningkatan kualitas jurnalis dan media di NTB.

Bidang Bisnis dan Kemitraan

Ketua bidang ini adalah Lalu Suparman Ambakti dari MetroNTB.com, yang akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Bidang Teknologi dan Informasi

Dipimpin oleh Bayu Pratama dari Inside Lombok, bidang ini akan fokus pada pemanfaatan teknologi dalam pengembangan media.

Penetapan dan Validasi Keputusan

Dengan ditandatanganinya SK tersebut, kepengurusan AMSI NTB periode 2026–2030 resmi berlaku. Keputusan ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi seluruh jajaran pengurus untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Di dalam SK juga disebutkan bahwa keputusan ini akan ditinjau kembali jika di kemudian hari ditemukan kekeliruan dalam penetapannya. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi.

Kepengurusan baru AMSI NTB ini diharapkan dapat memperkuat peran organisasi dalam mendorong profesionalisme perusahaan media siber, pengembangan kapasitas jurnalis dan media, serta menciptakan ekosistem pers digital yang lebih baik di Nusa Tenggara Barat. Melalui kerja sama dan sinergi antara pengurus, anggota, dan masyarakat, AMSI NTB akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan informasi di daerah ini.

Exit mobile version