Rico Waas Tuntaskan Keluhan KTP Warga Medan Deli dan Pastikan Perbaikan Gang Cipto

Pada Sabtu, 19 September 2026, warga Kecamatan Medan Deli berkumpul dalam kegiatan “Sapa Warga” yang diselenggarakan di pergudangan Jalan Kayu Putih. Acara ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengemukakan berbagai keluhan, terutama terkait dengan administrasi kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir untuk memberikan solusi langsung terhadap masalah yang dihadapi warga, dan bahkan beberapa isu administratif dapat diselesaikan di tempat.

Dialog Terbuka untuk Mendengar Keluhan Warga

Dalam sesi dialog terbuka tersebut, masyarakat Medan Deli mengungkapkan beragam isu yang mereka hadapi, mulai dari masalah banjir akibat drainase yang buruk, jalan yang rusak, hingga jembatan yang membahayakan. Selain itu, mereka juga mengeluhkan tentang bantuan sosial serta pelayanan administrasi kependudukan yang dinilai kurang memadai.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah saat Rico Waas berhasil menyelesaikan keluhan mengenai KTP seorang warga. Ia secara langsung menyerahkan KTP yang telah dicetak kepada pemiliknya, menunjukkan komitmen Pemko Medan untuk menyelesaikan masalah pelayanan publik secara cepat dan efisien.

Mendengarkan Aspirasi Masyarakat

Yusrizal, salah satu warga dari Lingkungan 19 Tanjung Mulia Hilir, menyampaikan keluhan terkait genangan air yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari. Ia berharap agar pihak berwenang bisa segera melakukan perbaikan pada sistem drainase agar genangan air tidak mengakibatkan masalah berkepanjangan.

Yusrizal juga menyoroti perlunya percepatan pelayanan administrasi di tingkat kelurahan dan kecamatan, terutama dalam pengurusan dokumen seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Menurutnya, proses seharusnya berlangsung lebih cepat sehingga warga tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan dokumen yang dibutuhkan.

Penanganan Keluhan KTP Secara Langsung

Dalam kesempatan tersebut, Yusrizal juga mengeluhkan kondisi KTP-nya yang rusak. Ia memutuskan untuk maju ke depan dan menyerahkan KTP tersebut kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dengan tegas, ia menyampaikan harapannya agar KTP yang rusak bisa segera diperbaiki.

Mendengar keluhan tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya pelayanan administrasi yang tidak berbelit-belit. Ia meminta agar petugas di kelurahan dan kecamatan memastikan bahwa semua berkas yang diterima dapat diselesaikan pada hari yang sama, tanpa ada penundaan yang tidak perlu.

Komitmen Wali Kota untuk Pelayanan Publik

“Saya ingin menegaskan, pengurusan dokumen tidak boleh berbelit. Jika berkas masuk pagi, siang harus sudah selesai. Tidak ada lagi berkas yang menginap,” tegas Rico Waas, yang didampingi oleh Pejabat Sekretaris Daerah Erfin Fahrurrazi serta para pemimpin perangkat daerah lainnya.

Saat melanjutkan dialog dengan warga lainnya, Rico Waas memberikan KTP yang telah dicetak kepada Yusrizal. “Ini KTP Bapak, sudah selesai dicetak,” ujarnya, yang disambut dengan antusias oleh Yusrizal.

Pemecahan Masalah Infrastruktur di Medan Deli

Salah satu isu utama yang diangkat oleh warga Medan Deli adalah kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, terutama di Gang Cipto. Wardias, warga dari Lingkungan 9 Tanjung Mulia, mengeluhkan jalan yang rusak dan sering tergenang air saat hujan. Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan masalah ini, termasuk saat Wakil Wali Kota melakukan kunjungan.

“Jalan kami sangat buruk, Pak. Belum pernah diaspal, banyak lubang, dan sering banjir. Sudah ada pemeriksaan dari Wakil Wali Kota, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Mohon segera ditangani,” keluh Wardias dengan penuh harap.

Janji Perbaikan Jalan Gang Cipto

Menanggapi keluhan tersebut, Rico Waas memberikan kepastian bahwa pengaspalan Jalan Cipto 1 hingga Jalan Cipto Raya akan dilakukan tahun ini. “Pengaspalan akan segera dikerjakan. Kami tidak akan menunda lagi,” tegasnya, disambut sorakan gembira dari warga.

Di samping Gang Cipto, keluhan serupa juga datang dari beberapa kawasan lain di Tanjung Mulia Hilir dan Kota Bangun. Yenny, warga dari Lingkungan 17 Tanjung Mulia Hilir, mengungkapkan bahwa kondisi jalan di tempat tinggalnya sudah lama tidak diperbaiki. Ditambah lagi, genangan air dan kualitas air bersih yang buruk menjadi masalah tambahan yang harus dihadapi warga.

Pemetaan Masalah Drainase dan Infrastruktur

Rico Waas menjelaskan bahwa Pemko Medan akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang menjadi sumber genangan di Medan Deli. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, Bina Marga, dan Bina Konstruksi untuk mengevaluasi kebutuhan pembangunan dan normalisasi drainase secara menyeluruh.

“Kita harus memeriksa dan memetakan pembangunan drainase baru. Jika perlu, kita juga akan melakukan normalisasi di area di bawah tol agar aliran air lancar dan tidak ada genangan,” jelas Rico Waas.

Pendataan dan Verifikasi Bantuan Sosial

Tidak hanya masalah infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan mengenai bantuan sosial. Irma, seorang warga dari Lingkungan 28 Tanjung Mulia, mempertanyakan pendataan penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Ia menyebutkan bahwa masih ada warga yang sangat membutuhkan bantuan tetapi belum terdaftar.

Situasi serupa juga diungkapkan oleh Yuni, warga dari Mabar, yang mengadukan seorang janda lanjut usia yang tidak lagi menerima bantuan PKH meskipun masih memiliki tanggungan pendidikan anak. Rico Waas memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial, terutama PKH Medan Makmur, akan melalui mekanisme pendataan dan verifikasi yang lebih ketat.

Dukungan untuk Pelaku UMKM

Respons serupa diberikan kepada warga yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketika seorang ibu yang menjalankan usaha pembuatan jilbab mengeluhkan kondisi suaminya yang tidak lagi bekerja, Rico Waas langsung meminta Dinas Sosial dan Dinas Koperasi untuk menindaklanjuti dengan mendata kondisi warga tersebut serta mencari peluang bantuan permodalan dan pendampingan usaha.

Prioritas Perbaikan Infrastruktur di Gang Cipto

Mengenai keluhan warga terkait kondisi jalan di Gang Cipto, Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut menjadi salah satu prioritas utama tahun ini. Pihaknya telah memetakan langkah-langkah teknis untuk memperbaiki jalan dan sistem drainase di lingkungan tersebut.

“Pelaksanaan pekerjaan tahun ini mencakup kawasan Gang Cipto Raya, Gang Cipto 1, dan Gang Cipto 3. Kami akan memulai dari Cipto 1 dan Cipto 3 terlebih dahulu, sebelum melanjutkan ke Cipto Raya,” ujar Khairul Azmi, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perbaikan tersebut.

Menuntaskan Masalah Genangan Air

Selain fokus pada perbaikan jalan, Pemko Medan juga berkomitmen untuk mengatasi masalah genangan air yang sering dialami oleh warga. Khairul mengungkapkan bahwa pengerjaan drainase di kawasan pemukiman dijadwalkan akan dimulai pada awal bulan depan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat Medan Deli.

Exit mobile version