TEBING TINGGI – Dalam upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat, PT Jasa Raharja Perwakilan Tebing Tinggi telah meluncurkan program keselamatan yang ambisius untuk tahun 2026. Dalam rangka mencapai tujuan ini, mereka mengadakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan instansi terkait. Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun strategi yang komprehensif, meliputi razia kendaraan, perbaikan infrastruktur, serta integrasi edukasi keselamatan lalu lintas ke dalam kurikulum pendidikan.
Pertemuan Lintas Sektoral untuk Keselamatan Lalu Lintas
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan dari instansi penting, termasuk Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Tebing Tinggi, Tengku Rahmuddin Amrah, bersama timnya. Jajaran Polres Serdang Bedagai yang diwakili oleh Gokma Silitonga dan Juarno juga hadir, bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, serta perwakilan dari Organda dan pengelola jalan tol PT JMKT. Kolaborasi antar instansi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang efektif dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Strategi untuk Meningkatkan Keselamatan Lalu Lintas
Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Tebing Tinggi, Tengku Rahmuddin Amrah, menekankan pentingnya tindakan nyata di lapangan. Salah satu program yang diusulkan adalah sosialisasi luas di kalangan siswa melalui program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) dan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD). Ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran keselamatan lalu lintas sejak dini kepada generasi muda.
- Sosialisasi keselamatan lalu lintas di sekolah-sekolah.
- Pelatihan untuk guru dan siswa mengenai penanganan gawat darurat.
- Pemasangan spanduk imbauan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.
- Razia rutin untuk memastikan kelayakan kendaraan.
- Penambahan lampu rotator dan rambu-rambu keselamatan di tempat-tempat strategis.
Peran Kepolisian dalam Meningkatkan Keselamatan
Gokma W. Silitonga, perwakilan dari Polres Serdang Bedagai, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan fokus pada langkah-langkah pencegahan yang bersifat proaktif. Mereka berencana untuk meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang dikenal rawan kecelakaan, khususnya di sepanjang Jalan Medan – Tebing Tinggi. Beberapa titik yang akan menjadi fokus adalah KM 34-35, KM 53-54, KM 55-56, dan KM 67-68.
Pendidikan dan Kesadaran Lalu Lintas
Selain itu, Gokma juga menyarankan agar edukasi tentang keselamatan lalu lintas dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Pembentukan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) juga menjadi salah satu inisiatif yang diusulkan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan siswa terhadap pentingnya keselamatan saat berangkat ke sekolah.
Pembangunan Infrastruktur yang Mendukung Keselamatan
Dalam forum ini, Dinas Pekerjaan Umum Serdang Bedagai menunjukkan komitmen untuk memperbaiki infrastruktur yang mendukung keselamatan berlalu lintas. Mereka akan memodifikasi jalan-jalan yang bergelombang, mendata jalur-jalur yang membutuhkan perbaikan, dan memprioritaskan perbaikan di kawasan pendidikan, seperti di sekitar SMAN 1 Tanjung Beringin dan SMAN 1 Sei Rampah.
Dukungan dari Organda dan Dinas Terkait
Organda Sergai juga menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum bagi pengusaha angkutan yang tidak mematuhi aturan. Mereka berkomitmen untuk menyediakan layanan angkutan antar-jemput pelajar guna mengurangi jumlah siswa yang menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
Patroli dan Sosialisasi oleh Dinas Perhubungan
Dinas Perhubungan Sergai juga siap untuk memfasilitasi patroli bersama kepolisian, terutama pada jam-jam sibuk, guna mengawasi dan mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan lalu lintas. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tingkat pelanggaran lalu lintas dapat ditekan, dan masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan.
Pentingnya Layanan Kesehatan dalam Respons Kecelakaan
Dinas Kesehatan Sergai menggarisbawahi perlunya optimalisasi layanan Public Safety Center (PSC) 119 dan penyiagaan tenaga medis harian untuk merespons dengan cepat dalam penanganan korban kecelakaan. Dengan adanya sistem yang baik dalam penanganan medis, diharapkan dapat mengurangi fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas.
Sinergi untuk Menciptakan Lingkungan yang Aman
Melalui Focus Group Discussion (FGD) ini, semua pemangku kepentingan sepakat untuk mengkolaborasikan program kerja melalui Aksi Simpatik dan peningkatan keselamatan angkutan umum. Sinergi yang dibangun di antara berbagai pihak ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai selama tahun 2026.
Dengan langkah-langkah strategis dan kolaborasi yang solid antara berbagai instansi, diharapkan program keselamatan yang diluncurkan oleh PT Jasa Raharja Perwakilan Tebing Tinggi ini dapat menciptakan perubahan positif dalam keselamatan lalu lintas di daerah tersebut. Kesadaran dan tindakan bersama dari seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi setiap pengguna jalan.
