DPRD Adakan Paripurna, Bupati Paparkan Kinerja Pembangunan Sukabumi 2025

Dalam upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Rapat ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai agenda strategis, termasuk penyampaian laporan reses pertama tahun 2026, pokok-pokok pikiran DPRD untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, serta Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati untuk akhir tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Sukabumi pada hari Selasa, 31 Maret 2026.

Kehadiran dan Partisipasi Pihak Terkait

Bupati Sukabumi, Asep Japar, hadir secara langsung dalam rapat tersebut, didampingi oleh Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, serta jajaran Forkopimda dan undangan lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang ada.

Paparan Kinerja Pembangunan Sukabumi 2025

Dalam kesempatan ini, Bupati Asep Japar menyampaikan hasil evaluasi terhadap indikator makro kinerja pembangunan Kabupaten Sukabumi sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa berbagai indikator menunjukkan hasil yang positif, yang merupakan buah dari kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD.

Capaian Utama Pembangunan

Beberapa capaian signifikan yang dipaparkan oleh Bupati meliputi:

Pengelolaan Keuangan yang Efisien

Bupati menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari pengelolaan keuangan daerah yang semakin tepat sasaran. Selama tahun 2025, pemerintah daerah berhasil menjaga stabilitas fiskal dengan realisasi APBD yang seimbang antara pendapatan dan belanja, yang merupakan indikator penting dalam pengelolaan keuangan yang baik.

Indikator Kinerja Utama (IKU)

Selanjutnya, Bupati juga menggarisbawahi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang mencakup beragam sektor. Beberapa sektor penting yang diperhatikan antara lain:

Tantangan dalam Infrastruktur

Meski sebagian besar indikator menunjukkan hasil yang melebihi target, Bupati mengakui bahwa masih terdapat sektor, seperti infrastruktur jalan, yang memerlukan peningkatan lebih lanjut. Ia berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah korektif guna memperbaiki capaian di sektor-sektor yang belum optimal.

Sinergi antara Eksekutif dan Legislatif

Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengatasi tantangan pembangunan. Dukungan dari DPRD, baik dalam fungsi pengawasan maupun penganggaran, dianggap sangat krusial untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi daerah.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberlanjutan

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan DPRD adalah kunci untuk menjaga kelangsungan pembangunan yang berkelanjutan di daerah,” ungkap Bupati. Ia berharap agar DPRD dapat memberikan masukan yang strategis dan rekomendasi yang dapat mendorong peningkatan kinerja pemerintahan di masa mendatang.

Fondasi untuk Pembangunan Masa Depan

Menutup paparannya, Bupati Asep Japar menekankan bahwa capaian di tahun 2025 harus dijadikan dasar untuk mempercepat pembangunan di masa depan. Ia berharap hasil yang telah dicapai ini dapat menjadi landasan yang kokoh untuk keberhasilan pembangunan di tahun-tahun yang akan datang.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD. Ini merupakan bentuk penguatan komitmen dalam melaksanakan pembangunan daerah dengan lebih terencana dan terarah.

Exit mobile version